• gambar
  • gambar

SELAMAT DATANG DI WEBSITE MTsN 1 KAPUAS TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Pencarian

Kontak Kami


MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KAPUAS

NPSN :

Jl.Tambun Bungai No.49 Kuala Kapuas Kalteng


[email protected]

TLP :


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 251283
Pengunjung : 110928
Hari ini : 319
Hits hari ini : 1221
Member Online : 0
IP : 216.73.216.191
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Grup Tari MTsN 1 Kapuas Juara  Ajang  FLS2N  




Kuala Kapuas  (Humas)   Grup tari  yang tergabung dalam Sanggar Insani Bajenta MTsN 1 Kapuas berhasil meraih Juara dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (LS2N) tingkat Kabupaten Kapuas tahun 2023.


     Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kantor Dinas Pendidikan  Kabupaten Kapuas belum lama tadi, Grup tari Madrasah ini berhasil meraih Juara III (tiga) kategori pelajar tingkat SMP/MTs.


     Kepala MTsN 1 Kapuas Arbainsyah memberikan apresiasi, atas keberhasilan anak didiknya. Meraih Juara dalam sebuah ajang festival merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.


     “Selamat atas keberhasilannya, yang paling utama kalian telah memberikan andil turut menjaga  dan melestarikan budaya daerah kita, khususnya dalam bidang seni tari,” kata Arbainsyah.


     Sementara pada  ajang fesvifal tersebut,  siswa penari terdiri dari  Nor Azkiya Asmiyati, Nayla Amalia dan Amira Syifania Khairunnisa Ghassan, dilatih oleh guru pembimbing Annisa Rusida Fitriani  Mila Karmila serta Pandi Surahman,  tampil membawakan tarian Mahaga Panatau Tatu Hiyang.


     Menurut  Mila Karmila  Panatau memiliki arti sebuah warisan budaya daerah, diantaranya  berupa benda-benda pusaka seperti dohong, sumpit dan lainnya. Selanjutnya warisan budaya lain dapat berupa Rumah Betang, serta kesenian daerah berupa seni tari maupun musik.


    Dikatakannya untuk menjaga kelestarian warisan budaya daerah ini, harus selalu ada generasi yang siap  menjaga agar tidak lekang oleh  perkembangan zaman serta tidak tergerus oleh   budaya kontemporer masa kini.


     “Semangat untuk melestarikan warisan budaya daerah, ini dideskripsikan dalam bentuk tarian  Mahaga Panatau Tatu Hiyang. Ragam gerakan tarian berpijak pada ragam tari tradisional Kalimantan Tengah, Alhamdhulillah anak-anak tampil maksimal mampu meraih juara” beber Mila Karmila. (Andg)


   



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas