• gambar
  • gambar

SELAMAT DATANG DI WEBSITE MTsN 1 KAPUAS TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Pencarian

Kontak Kami


MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KAPUAS

NPSN :

Jl.Tambun Bungai No.49 Kuala Kapuas Kalteng


[email protected]

TLP :


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 251207
Pengunjung : 110928
Hari ini : 319
Hits hari ini : 1145
Member Online : 0
IP : 216.73.216.191
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Grup Tari MTsN 1 Kapuas,  Promosi  Bahan Ramah Lingkungan    




Kuala Kapuas (Humas),  Belum lama tadi, grup tari MTsN 1 Kapuas  tampil   memeriahkan acara puncak Hari Amal Bakti Kementerian Agama tingkat Kabupaten Kapuas  ke-77 tahun 2023, yang berlangsung di halaman MAN Kapuas.

     Sebanyak  tujuh orang  penari   mengenakan busana  daerah Kalimantan Tengah dilengkapi  properti kusak atau bakul. Sesuai properti yang digunakan,   tarian ini dinamakan tari Kusak,  dibawakan oleh para penari  hasil binaan  guru Seni Budaya dan Ketrampilan (SBK) MTsN 1 Kapuas,  Pandi Surahman, Annisa Rusida Fitriani dan Mila Karmila.

     Salah satu  Guru Pembina  Tari MTsN 1 Kapuas Pandi Surahman, mengatakan tarian yang dibawakan oleh anak didiknya, di beri nama tari kusak atau bakul. Bakul yang terbuat dari  tanaman, mulai  dahulu bahkan hingga  sekarang banyak   digunakan untuk mebawa barang bawaan  misalnya saat ke pasar.

     “Disamping itu  pada saat  ke kebun, kusak sebagai alat untuk membawa bahan makanan, atau hasil bumi,” katanya.

     Penggunaan bakul yang yang terbuat  dari tanaman lanjutnya, saat ini sangat dianjurkan bahkan dituntut untuk di masyarakatkan. Sebab penggunaan plastik sebagai wadah bawaan  semakin hari semakin  menghawatirkan, pasalnya memiliki sifat  susah  hancur dan membusuk.

    “Keberadaan sampah plastik di masa mendatang sangat mengancam keberadaan bumi dari pencemaran bahan tersebut,” jelas Pandi Surahman.

     Untuk itu tarian ini,  membawa misi selain  sebagai sarana  penyambutan tamu undangan, juga sebagai  wahana  mempromosikan  penggunaan barang-barang yang ramah lingkungan sebagai pengganti plastik. Dengan demikian  keberadaan bumi yang indah dan asri terjaga, pungkas Pandi  Surahman. (Andg).  

    



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas